Panduan Zakat Fitrah : Pengertian, Syarat, Tata cara serta Niat

Diposting pada

Panduan Zakat Fitrah – Zakat merupakan kewajiban bagi umat muslim yang telah mencapai batasannya atau nisabnya. Zakat merupakan salah satu dari rukun islam, yakni rukun islam yang ke empat.

Sudah jelas, karena zakat merupakan poin dari rukun islam maka, diwajiban atas orang islam untuk membayarnya. Pada artikel sebelumnya telah kami bahas lengkap mengenai pengertian dan macam-macam zakat.

Dan salah satu jenis zakat tersebut ialah zakat fitrah, yang insyaallah akan kita kupas tuntas pada artikel kali ini.

Panduan Zakat Fitrah

Adapun poin-poin yang akan kita bahas kali ini adalah :

    1. Pengertian dan hukum zakat fitrah
    2. Syarat wajib zakat
    3. Tata cara pembayaran zakat fitrah
    4. Niat zakat fitarah
panduan zakat fitrah

Pengertian dan Hukum Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun wanita dibulan ramadhan sebagai bentuk pensucian jiwa.

Sebagaimana di jelaskan didalam hadits Rasulullah saw. sebagai berikut :

“Dari Ibnu Umar ra. bahwasannya Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah pada bulan ramadhan kepada semua orang islam,laki-laki, perempuan,orang yang merdeka maupun budak, 1 sha’ kurma atau gandum.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Menurut Imam Bukhari meriwayatkan sebagai berikut :

“Rasulullah saw telah memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah sebelum dia keluar pergi sembahyang hari raya.”(HR. Bukhari)

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa membayar zakat fitrah dibulan Ramadhan adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim tanpa terkecuali.

syarat wajib zakat fitrah

Syarat Wajib Zakat Fitrah

Wajib zakat fitrah itu sebab tiga perkara, yaitu :

  1. Islam (tidak diwajibkan bagi orang bukan islam)
  2. Memiliki harta melebihi keperluan makan dan minum bagi diri dan tanggungan pada malam dan siang hari raya.
  3. Hidup pada akhir Ramadhan dan awal syawal. Bayi yang lahir sebelum matahari terbenam matahari akhir ramadhan dan meninggal dunia setelah terbit matahari wajib zakat.

Tata Cara Pembayaran Zakat fitrah

Zakat fitrah itu harus diberikan kepada 8 golongan yang telah disebutkan oleh Allah swt, didalam surah At-Taubah ayat 60 yang berbunyi :

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya :

“Sesungguhnya zakat-zakat itu hanya untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untul (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.”

Lalu, Kapan Zakat Fitrah Harus di Bayarkan ?

Penting bagi kita semua untuk mengetahui waktu zakat fitrah itu harus dibayarkan, sebab apabila kita melebihi waktu yang ditetapkan maka haram zakat fitrah untuk dibayarkan.

Untuk waktu pembayaran zakat fitrah ini dijelaskan dalam sebuah riwayat yang berbunyi :

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ أَبُو عَمْرٍو الْحَذَّاءُ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ عَنْ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِإِخْرَاجِ الزَّكَاةِ قَبْلَ الْغُدُوِّ لِلصَّلَاةِ يَوْمَ الْفِطْرِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَهُوَ الَّذِي يَسْتَحِبُّهُ أَهْلُ الْعِلْمِ أَنْ يُخْرِجَ الرَّجُلُ صَدَقَةَ الْفِطْرِ قَبْلَ الْغُدُوِّ إِلَى الصَّلَاةِ

Artinya :

“Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Amru bin Muslim Abu Amru Al Khaddza’ Al Madani] telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Nafi’ As Sha`igh] dari [Ibnu Abu Zannad] dari [Musa bin Uqbah] dari [Nafi’] dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat (ke tempat shalat) pada hari raya idul fitri. Abu ‘Isa berkata, ini merupakan hadits hasan shahih gharib, atas dasar ini para ulama lebih menganjurkan untuk membayar zakat fitrah sebelum berangkat shalat.” (HR. Tirmidzi: 613)

Dari hadits diatas dapat kita ketahui bahwa waktu pembayaran zakat adalah dilaksanakan sebelum berangkat shalat pada hari raya idul fitri.

Setelah mengetahui waktu harus dibayarkannya zakat, selanjutnya berapakah zakat yang harus dikeluarkan atau dibayarkan ? Berikut penjelasannya !

Zakat fitrah dibayarkan sesuai dengan jenis makanan pokok kita, jika diindonesia makanan pokoknya adalah beras. Dengan ukuran setiap balita hingga dewasa diwajibkan membayar zakat sebesar 3.5 liter atau 2.5 kg beras.

Selanjutnya, teman-teman yang ingin membayar zakat dapat melalui lembaga amil yang terpercaya atau salurkan kepada masjid terdekat.

niat zakat fitrah sendiri dan keluarga

Niat Bayar Zakat Fitrah Untuk Diri dan Keluarga

1. Niat Zakat fitrah Untuk Diri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

2. Niat Zakat fitrahuntuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.

3. Niat Zakat Fitrah untuk anak laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

4. Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

5. Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

6. Niat Zakat Fitrah Untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”

Baca juga :

Demikianlah pembahasan mengenai panduan zakat fitrah, semoga mudah difahami dan semoga kita semua dapat melaksanakan zakat fitrah dengan baik dan dapat diterima Allah swt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *