Tata Cara Shalat Idul Fitri Sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Idul Fitri – Bulan Ramadhan sudah memasuki hari-hari akhir, yang selanjutnya kita umat islam khususnya akan merayakan kemenangan yaitu hari raya Idul Fitri.

Sebelum kita benar-benar meninggalkan ramadhan dan memasuki hari raya Idul fitri ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan. Apakah yang perlu kita persiapkan ? apakah baju baru atau jajanan yang akan kita hidangkan?

Jika hal tersebut yang anda persiapkan itu artinya anda telah salah. Hal yang perlu dipersiapkan diantaranya adalah mengetahui ataupun mengingat kembali tata cara shalat idul fitri tersebut.

Penting bagi kita semua umat muslim untuk menyiapkan ini, sebab di hari pertama bulan syawal kita akan melakukan Shalat ‘Ied. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara ringkas panduan mengenai shalat Idul Fitri. Semoga apa yang kita bahas kali ini mudah difahami dan bermanfaat untuk kita semua.

Tata Cara Shalat Idul Fitri Sesuai Sunnah

Adapun materi yang akan kita bahas, antara lain :

  • Hukum Shalat Idul Fitri
  • Waktu Pelaksanaan Idul Fitri
  • Niat Shalat Idul Fitri
  • Cara Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

Semoga materi tersebut menjadi informasi yang beramfaat dan menjadi ilmu bagi kita semua.

Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap

Hukum Shalat Idul Fitri

Hukum Melaksanakan shalat ‘iedain adalah sunnah muakadah Namun ada pula yang berpendapat hukumnya adalah wajib. Menurut penjelasan yang disampaikan oleh DR Khalid Basalamah MA, Mereka yang berpendapat bahwa hukum sunnah muakadah di karenakan didalam perintah menjalankan shalat ‘Ied ini tidak terdapat suatu ancaman bagi yang meninggalkannya.

Sebagai contoh jelasnya : “perbedaan dasar antara kami dengan orang-orang kafir (kata Rasulullah saw) adalah shalat 5 waktu, barang siapa yang meninggalkan shalat 5 waktu maka ia telah kafir.”

Dari contoh diatas terdapat ancaman kafir bagi yang meninggalkan, itu artinya wajib untuk dilakukan dan haram untuk ditinggalkan.

Pendapat yang kedua mengatakan bahwa wajib melaksanakan shalat ‘Ied hukumnya wajib, Sebenarnya berpegang dengan hadits yang sama, yaitu :

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.”

Mereka menjadikan hukumnya wajib di karenakan Rasulullah saw menyuruh  seluruh penduduk madinah pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha)  para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid untuk hadir walau hanya mendengarkan khutbahnya, hal inilah yang menadakan kewajibannya.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Shalat ‘ied

Untuk waktu pelaksanaan shalat ‘Ied, baik itu shalat ‘Ied idul fitri atau pun Idul Adha dimulai dari matahari setinggi tombak sampai waktu zawal (matahari bergeser ke barat). Sebagaimana di jelaskan oleh Ibnul Qayyim, yang mengatakan :

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengakhirkan shalat ‘Idul Fitri dan mempercepat pelaksanaan shalat ‘Idul Adha. Ibnu ‘Umar yang sangat dikenal mencontoh ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar menuju lapangan kecuali hingga matahari meninggi.”

Pelaksanaan shalat ‘ied dianjurkan untuk dilakukan ditanah yang lapang kecuali jika terdapat udzur seperti hujan.Sebagaimana dikatakan Abu Sa’id Al Khudri :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى

Artinya : “Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar pada hari raya ‘Idul Fithri dan ‘Idul Adha menuju tanah lapang.”

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri

Lafadz Niat Sholat Idul Fitri

Berikut ini adalah bacaan niat shalat Idul fitri dan Idul Adha dalam bahasa arab, latin dan disertai dengan artinya :

Niat Shalat Idul Fitri Ma’mum

ُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

(usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa)

Artinya: Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Idul Fitri Imam

ااُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

(usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa)

Artinya: Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at sebagai imam karena Allah Ta’ala

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

Untuk pelaksanaan shalat ‘ied seperti gerakan ataupun bacaan tidaklah berbeda seperti shalat sunnah lainnya. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam shalat ‘Ied,yaitu :

  1. Dilakukan setelah terbit matahari
  2. Tidak diawali Adzan dan ikamah, berbeda dengan shalat jum’at yang diawali dengan Adzan dan ikamah terlebih dahulu.Dari Jabir bin Samuroh, ia berkata :صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْعِيدَيْنِ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلاَ مَرَّتَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلاَ إِقَامَةٍ. “Aku pernah melaksanakan shalat ‘ied (Idul Fithri dan Idul Adha) bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan hanya sekali atau dua kali, ketika itu tidak ada adzan maupun iqomah.”
  3. Dilakukan secara berjamaah dan tidak dapat dilakukan secara sendirian.
  4. Sama seperti ibadah lainnya shalat ‘idain ini diawali dengan niat terlebih dahulu. 
  5. Takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan takbir lima kali pada rakaat kedua, disertai dengan mengangkat kedua tangan setinggi bahu. Rasulullah Saw bersabda: “Dari Amr bin Syu’aib r.a dari bapak dan kakeknya berkata,”nabi Saw bersabda, Takbir pada hari raya idul fitri tujuh rakaat pertama, dan lima pada rakaat kedua.”(H.R Abu Dawud).
  6. Membaca tasbih diantara takbir,
  7. Setelah shalat selesai, disampaikan khutbah yang berkaitan dengan Idul Fitri

Perkara Sunnah Sebelum Shalat Idul Fitri

Adapun beberapa hal yang disunnahkan dalam pelaksanaan shalat ‘Ied adalah :

  1. Mandi terlebih dahulu sebelum berangkat shalat.
  2. Memakai wewangian.
  3. Memakai pakaian baru,suci (yang baik)
  4. Disunahkan makan sebelum berangkat shalat idul fitri.
  5.  Disunahkan tidak makan sebelum berangkat shalat idul Adha.
  6. Berangkat dan pulang melalui jalan berbeda.
  7. Shalat ‘Idain dilakukan dilapangan terbuka (jika memungkinkan) demi syiar Islam. 

Baca juga :

Demikianlah pembahasan kita tentang tata cara shalat idul fitri kali ini, semoga dapat bermafaat.

Kunjungi terus ciudad1.com karena kami akan selalu membagikan materi yang insyaallah bermafaat.

Tags: