Puasa Syaban 2019 : Pengertian, Niat, Tata Cara dan Keutamaan

Pada kesempatan kali ini Ciudad1.com akan membagikan materi tentang puasa syaban 2019. Beberapa point yang akan kita bahas yaitu pengertian puasa sya’ban, dalil puasa syaban, niat puasa syaban, tata cara mengerjakan puasa syaban dan keutamaan puasa sya’ban.

Puasa Syaban 2019 dan Keutamaannya

Pengertian Puasa Syaban

Puasa Sya’ban adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada bulan syaban yaitu bulan ke delapan dalam penanggalan Hijriyah.

Bulan syaban adalah salah satu bulan agung yang mana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan puasa sunnah lebih banyak di bandingkan dengan bulan lainnya.

Kapan Bulan Syaban 2019 ?

Bulan syaban 2019 insyaallah bertepatan pada bulan April – Mei lebih tepatnya 7 April hingga 5 Mei 2019.

Dalil Puasa Sya’ban

Berikut ini beberapa hadits anjuran puasa sya’ban :

Yang pertama,

Dari Usamah bin Zaid, beliau berkata, “Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa selama sebulan dari bulan-bulannya selain di bulan Sya’ban”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Yang kedua,

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Yang ketiga,

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Itulah beberapa hadits shahih tentang ajuran puasa sya’ban sebagaimana yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam contohkan.

Niat Puasa Syaban dan Artinya

Niat Puasa Syaban

Berikut ini lafadz niat puasa sya’ban atau puasa nisfu sya’ban :

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ.

Artinya : “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban hari ini karena Allah SWT.”

Kapan waktu membaca niat puasa sunnah syaban?

Karena puasa syaban merupakan puasa sunnah, maka Anda bisa membaca niat pada malam hari sebelum fajar. Apabila pada malam hari lupa, anda bisa membacanya dipagi hari selama belum melakukan hal yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, berhubungan suami istri dan lain sebagainya.

Tata Cara Mengerjakan Puasa Syaban

Cara mengerjakan puasa sunnah sya’ban sama seperti puasa sunnah pada umumnya. Berikut ini urutan mengerjakan puasa secara ringkas :

  • Niat (lebih utama malam hari sebelum fajar)
  • Sahur
  • Menahan diri dari perkara yang dapat membatalkan puasa (makan, minum, dll) sejak fajar hingga petang (maghrib).
  • Berbuka puasa

Hikmah Puasa Sya’ban

Berikut ini hadits shahih yang menggambarkan hikmah puasa sya’ban :

Hadits dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.” (HR. An Nasa’i, Ahmad, dan sanadnya dihasankan Syaikh Al Albani)

Baca juga :

Demikianlah penjelasan tentangpuasa syaban 2019, semoga penjelasan yang kami tulis di website ini bermanfaat dan mudah dipahami. Aamiin

Tags: