Pengertian Koperasi, Jenis, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Koperasi

Diposting pada

Salam hangat untuk anda semua para pengunjung ciudad1.com, semoga selalu sehat dan semangat untuk menjalani hari-hari. pada pertemuan kali ini, saya akan membagikan materi tentang koperasi. bagi anda yang mungkin tidak paham dengan koperasi, dan memiliki sebuah pertanyaan tentang apa itu koperasi? bisa mencari tahunya di dalam artikel ini, maka dari itu silahkan baca sampai akhir.

Pengertian koperasi – secara umum koperasi adalah badan usaha yang dimiliki serta dijalankan sendiri oleh para anggotanya untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan (ekonomi) bersama. koperasi sudah ada sejak lama, dan memang banyak memberikan manfaat bagi para penggota dan lingkungan masyarakat sekitar, terutama dalam bidang ekonomi.

Lebih formalnya tentang pengertian koperasi menurut UU No. 17 tahun 2012 pasal 1, koperasi adalah badan hukum yang didirikan atau dibentuk dengan asas kekeluargaan, berjalan dan beroperasinya sebuah koperasi dipengaruhi dana dari para anggotanya yang digunakan sebagai modal. semua itu dikelola dan hasil atau keuntunganya akan kembali dan dinikmati bersama, yaitu anggota-anggotanya tersebut.

Pengertian Koperasi

Baca Juga : Pengertian Manajemen dan Fungsi Manajemen

Pengertian Koperasi Menurut Para Ahli

Koperasi Menurut Rudianto, adalah perkumpulan orang yang secara sukarela mempersatukan diri untuk berjuang meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka melalui pembentukan sebuah badan usaha yang dikelola secara demokratis.

Koperasi Menurut Dr. Fay, adalah suatu perkumpulan beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.

Koperasi Menurut Adenk, adalah suatu perkumpulan yang didirikan oleh orang-orang atau badan hukum koperasi yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, dengan tujuan untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan anggotanya.

Koperasi Menurut Richard Kohl dan Abrahamson, adalah sebagai badan usaha dengan kepemilikan dan pemakai jasa merupakan angota dari koperasi itu sendiri serta pengawasan terhadp badan usaha tersebut harus dilakukan oleh yang menggunakan jasa dan pelayanannya.

Koperasi Menurut P.J.V. Dooren, yaitu hanya kumpulan orang-orang, akan tetapi dapat juga merupakan kumpulan dari badan-badan hukum (corporate).

Jenis Jenis Koperasi

Koperasi Serba Usaha

Koperasi seperti ini menyediakan dan melayani berbagai kebutuhan masyarakat, seperti penjualan barang, simpan pinjam dan lain-lain. koperasi jenis ini disebut dengan koperasi serba usaha atau disingkat KSU.

Koperasi Jasa

Seperti namanya, koperasi ini menyediakan pelayanan jasa bagi para anggotanya, misalnya, koperasi jasa angkutan atau koperasi jasa asuransi.

Koperasi Konsumen

Koperasi jenis ini diperutukkan bagi konsumen barang dan jasa, biasanya mereka menjual berbagai kebutuhan harian seperti kelontong atau alat tulis, sehingga sekilas terlihat seperti toko biasa. keuntungan dari koperasi ini akan dibagi kepada para anggotanya, selain itu, untuk anggotanya sendiri jika ingin membeli barang di koperasi, harganya akan lebih terjangkau dibandingkan konsumen biasa.

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi jenis ini bermanfaat bagi para anggotanya dalam hal menyimpan dan meminjam uang. bunga yang diberikan kepada anggotanya juga lebih rendah, sehingga tidak memberatkan.

Koperasi Produsen

Koperasi jenis ini menjual barang para anggotanya, yang dimaksud di sini, misalnya ada kelompok kolam lele dan ternak ayam yang diajak kerja sama dengan koperasi. dengan bergabung dengan koperasi, para kelompok yang sudah jadi anggota tersebut bisa mendapatkan bibit dan bahan baku dengan harga yang lebih terjangkau dan bisa menjual hasil produksinya dengan harga layak.

Tujuan Koperasi

Berdasarkan undang-undang yang mengatur koperasi pada pasal 3, koperasi bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya dan masyarakat. namun yang paling diutamakan dahulu adalah anggotanya, jika kebutuhan semua anggota sudah terpenuhi, maka tujuan selanjutnya adalah untuk membantu dan mensejahterakan masyarakat.

Pada dasarnya, kopesari dibentuk dan didirikan oleh masyarakat, sehingga dengan adanya koperasi diharapkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Fungsi Koperasi dan Manfaatnya

Koperasi sudah ada sejak jaman dulu dan masih eksis sampai sekarang, itu membuktikan bahwa koperasi memiliki fungsi penting dan manfaat bagi banyak orang, seperti :

  • Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan ekonomi nasional dimana koperasi menjadi pondasinya.
  • Mengurangi tingkat penganggura, karena sebuah koperasi membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengelola usaha dalam koperasi tersebut.
  • Meningkatkan kualitas hidup anggotanya dan juga masyarakat.
  • Mengembangkan kegiatan usaha masyarakat.
  • Meningkatkan pendidikan masyarakat, sehingga masyarakat menjadi semakin cerdas dan berpengalaman dalam bekerja. contohnya dengan adanya koperasi pertanian, masyarakat dimudahkan dan didukung dengan adanya pupuk, bibit, alat pertanian yang mudah didapat dengan kualitas bagus. sehingga potensi panen menjadi semakin baik dan melimpah.
  • dan lain-lain.

Demikian materi tentang koperasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk anda semua. jangan lupa share artikel ini ke semua sosial media anda, agar teman-teman anda juga paham dengan sebuah koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *