Pengertian Iklan : Pengertian, Tujuan, ciri-ciri, jenis dan contoh iklan

Diposting pada

Pengertian Iklan- Hampir setiap hari kita melihat dan mendengar kata iklan, baik melalui televisi, radio, spanduk ataupun media lainnya. Namun, sudahkah kita tahu apa arti dari iklan itu sendiri dan apa tujuan dari pembuatan iklan tersebut?

Pada kesempatan kali ini, Ciudad1.com akan membahas terkait dengan pengertian iklan, tujuan iklan, ciri-ciri iklan jenis iklan dan contohnya. Berikut adalah penjelasannya !

Pengertian Iklan dan Contohnya, Tujuan, Ciri-Ciri, Manfaat, dan Jenis-Jenis Iklan

Pengertian Iklan Secara Umum

Pengertian Iklan adalah berita atau pesan yang berisikan tulisan ataupun gambar yang bertujuan untuk membujuk dan mendorong orang agar tertarik pada barang ataupun jasa yang ditawarkan.

Pada umumnya iklan dipasang atau ditayangkan ditempat yang banyak dilihat orang baik secara ofline ataupun online, sperti televisi, media sosial, blog, koran, majalah dan pada tempat-tempat umum.

Baca Juga : Pengertian Koperasi, jenis dan tujuan koperasi

Adapun pengertian iklan menurut para Ahli adalah sebagai berikut :

Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

1. Durianto (2003)

Menurut Durianto iklan merupakan proses komunikasi yang tujuannya untuk membujuk atau menggiring orang agar mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan.

2. Suhandang (2005)

Suhandang mendefinisikan iklan sebagai salah satu jenis teknik komunikasi masa dengan membayar ruangan atau waktu untuk menyiarkan informasi tentang barang dan jasa yang ditawarkan oleh si pemasang iklan.

3. Russel & Lane (1990)

Mereka berdua berpendapat bahwa iklan merupakan suatu pesan yang dibayar oleh sponsor dan disampaikan melalui beberapa media komunikasi massa.

4. Wells (1992)

Wells mendefinisikan iklan merupakan  salah satu bentuk komunikasi non-personal yang dibayar oleh pihak sponsor dengan menggunakan media massa dan bertujuan untuk membujuk dan mempengaruhi audience (penonton, pendengar atau pembaca).

5. Rhenald Kasali (1992)

Rhenald kasali mendifinisikan iklan secara sederhana yaitu,  sebuah pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui media.

Tujuan Iklan

Seperti telah dijelaskan pada pengertian iklan diatas, iklan memiliki tujuan utama yaitu guna membujuk dan menarik perhatian masyarakat umum agar tertarik terhadap suatu produk ataupun jasa yang ditawarkan atau tampilkan pada iklan. 

Baca Juga : Pengertian Manajemen, Jenis, Tujuan dan Fungsi Manajemen

Dapat kita simpulkan juga tujuan daripada iklan tersebut adalah :

1. Memberikan informasi terkait suatu produk ataupun jasa kepada masyarakat.

2. Mempengaruhi atau membujuk orang lain untuk menggunakan dan membeli produk ataupun jasa yang ditwarkan dalam iklan.

Manfaat Iklan

Berikut beberapa manfaat yang diperoleh dari  pengiklanan :

1. Suatu produk atau jasa yang di iklankan akan lebih dikenal oleh masyarakat.

2. Dapat mendatangkan lebih banyak konsumen baru sehingga penjualan produk/jasa meningkat.

3. Meningkatkan omset atau keuntungan karena produk atau jasa yang diiklankan.

4. Masyarakat akan lebih mengenal terkait produk ataupun jasa yang kita iklankan.

Ciri – Ciri Iklan

Terdapat beberapa ciri yang perlu kita fahami untuk mengetahui jika sebuah informasi tersebut berupa iklan. Kita juga bisa membuat iklan utuk produk atau jasa milik kita sendiri jika telah mengetahui ciri-ciri dari iklan ini. Berikut adalah ciri-ciri iklan :

  1. Informasi yang disampaikan lebih komunikatif dan informatif
  2. Menggunakan kata-kata (diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, dan mudah dimengerti oleh masyarakat atau target market.
  3. Iklan menggunakan bahasa yang persuasif agar lebih menarik perhatian orang.
  4. Menjelaskan tentang produk, keunggulan dan cara kerja suatu produk ataupun jasa yang ditawarkan.

Tak hanya sampai disitu iklan juga memiliki beberapa syarat agar iklan terlihat lebih baik :

  1. Iklan harus terlihat obyektif, proporsional dan jujur, agar tidak terkesan penipuan.
  2. Informasi yang ditampilkan harus jelas, padat dan mudah difahami oleh khalayak ramai.
  3. Iklan yang ditampilkan seharusnya tidak menyakiti, menyinggung dan merendahkan produk/jasa milik orang lain.

Jenis – jenis Iklan dan Contohnya

A. Jeni-jenis iklan berdasarkan isi

1. Iklan pemberitahuan

Diposisi pertama terdapat iklan pemberitahuan, jenis iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu melalui pemberitahuan atau informasi.

Contoh iklannya adalah :

-Iklan Reuni Sekolah

2. Iklan Niaga (Penawaran)

Jenis iklan ini bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa kepada masyarakat ramai. Contoh iklan penawaran adalah :

-Contoh iklan penawaran produk, misalnya samrtphone, tas, sepatu, baju dll.

-Contoh iklan penawaran jasa, misalnya penawaran jasa loundry, penawaran jasa kurir, dll.

3. Iklan layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat adalah jenis iklan yang mempunyai tujuan untuk memberikan penerangan dan pencerahan mengenai sesuatu hal. Biasanya iklan jenis ini diterbitkan oleh instansi atau lembaga pemerintah, dan organisasi non-profit seperti lembaga swadaya masyarakat.

B. Jenis Iklan Berdasarkan Medianya

1. Iklan Cetak

Iklan cetak adalah iklan yang dibuat dan dipasang menggunakan teknik cetak. Teknik ini dapat berupa letterpess, photolitography, sablon, inkjet, laser dan lain sebagainya.

Iklan jenis ini dapat kita jumpai do dalam majalah, koran, tabloit, baliho, poster dan lain-lain. Berdasarkan ukuran font pada majalah, koran dan tabloit iklan cetak memiliki 3 wujud iklan :

  • Iklan baris biasanya tidak lebih dari 3-4 baris, sampai luas tidak melebihi dari sekolom.
  • Iklan kolom memiliki luas satu kolom, tetapi lebih tinggi dibanding iklan baris.
  • Iklan display memiliki ukuran lebih lebih luas jika dibandingkan iklan kolom.

2. Iklan Radio

Iklan jenis ini memiliki karakteristik yang hanya bisa didengar melalui audio (suara). Terdapat 3 jenis iklan yang ditayangkan melalui radio, diantaranya :

  • Ad lib : Iklan jenis ini disampaikan oleh penyiarnya secara langsung yang hanya berupa siaran suara. Biasanya durasi tidak lebih dari 60 detik.
  • Spot : disampaikan dengan teknik rekaman sebelumnya, sehingga membutuhkan naskah terlebih dahulu. Durasi waktu anata 15-60 detik.
  • Sponsor program : pemberian waktu khusus kepada sponsor untuk menyampaikan pesan dengan cara membiayai suatu program acara radio.

3. Iklan Televisi

Bisa dibilang iklan televisi ini adalah jenis iklan yang sangat lengkap. Karena, iklan televisi memiliki karakteristik suara, gambar dan gerak. Karakteristik inilah yang membuat pemirsa ingin membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan.

4. Iklan Film

Iklan jenis ini dapat dijumpai ketika anda melihat film/cinema.Biasanya iklan ini mucul sebelum film dimulai dengan iklan yang berbentuk live action atau endorsement.

Orang lain juga membaca : Pengertian Teknologi

5. Iklan Media Internet

Jenis iklan digital interaktif ini tayang secara online diberbagai media online yang banyak visitor atau pengunjungnya. Seperti Pada website, Banner & buton, sponsorship, Calssified ads,dan E-mail.

6. Iklan Luar Ruangan (out of home)

Iklan luar ruangan ini ditujukan untuk orang-orang yang sedang berada diluar atau dalam perjalanan dan diletakkan di tempat-tempat yang ramai dikunjungi atau dilalui orang. Contoh dari iklan jenis ini adalah :

iklan transit, mobile billboard, outdoor standar, display, dan lainnya.

3. Iklan Berdasarkan Tujuannya

Iklan berdasarkan tujuannya dibedakan menjadi dua, yaitu iklan komersial dan iklan non komersial.

1. Iklan komersial

Iklana komersial dibuat bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau keuntungan pengiklan. Iklan komersial ini sendiri terbagi menjadi 3 bagian :

  • Iklan konsumen : dimaksudkan untuk mencari keuntungan bisnis, di mana pesan atau isinya iklan ditujukan kepada konsumen akhir, yaitu yang memakai terakhir suatu produk.
  • Iklan bisnis : iklan yang disampaikan dengan maksud mencari keuntungan ekonomi, sasaran pesan yang dituju yaitu lembaga yang akan mengolah/menjual produk yang sudah diiklankan kepada konsumen akhir.
  • Iklan professional : iklan yang disampaikan dengan maksud mencari keuntungan bisnis di mana khalayak sasarannya yaitu segmen khusus (para professional).

2. Iklan non Komersial

Jenis iklan non-komersial umumnya dibuat untuk tujuan memberikan informasi, ajakan, dan edukasi terhadap masyarakat. Iklan ini digunakan untuk menginformasikan, membujuk atau mendidik khalayak di mana tujuan akhirnya bukan mencari keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial.

Contoh iklan masyarkat misalnya kampanye Keluarga Berencana, iklan pentingnya pendidikan, iklan bahaya rokok, iklan global warming, iklan bahaya demam berdarah, dan lain-lain

Demikianlah pembahasan lengkap dan ringkas terkait pengertian iklan, tujuan iklan, ciri-ciri dan jenis iklan yang lengkap dengan contohnya. Semoga apa yang kami sampaikan dapat mudah difahami dan dapat menambah wawasan untuk kita semua yang membacanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *