Pengertian Budaya, Definisi, Unsur-Unsur, Wujud dan Fungsi Budaya

Diposting pada

Pengertian Budaya – mendengar kata budaya pasti akan terlintas dalam fikiran kita tentang kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh orang terdahulu yang hingga saat ini masih dilakukan, baik dalam segi politik, agama, ataupun adat.

Hal tersebut tidaklah salah, lalau apakah definisi atau arti dari budaya sebenarnya? Pada artikel kali ini admin akan mengkaji secara lengkap mengenai budaya. Sebab kita ketahui Negara kita Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, sehingga perlu bagi kita untuk mengerti apa itu budaya.

Poin-poin yang akan kami bahas kali ini antara lain adalah :

  1. Definisi Budaya
  2. Unsur-unsur budaya
  3. Wujud budaya
  4. Fungsi budaya,dan
  5. faktor-faktor budaya

baiklah langsung kita mulai saja pembahasan kita yang pertama yaitu definisi budaya.

Pengertian Budaya secara umum dan menurut para ahli

Budaya merupakan cara hidup berkembang, yang dimiliki sekelompok orang yang kemudian diturunkan dari generasi ke generasi atau yang lebih kita kenal dengan tradisi turun-temurun.

Budaya ini memiliki makna yang luas, banyak sekali tokoh-tokoh budayawan yang mendefinisikan budaya. Berikut ini adalah definisi budaya menurut para ahli :

Baca Juga : Pengertian Sosiologi, Sejarah, Tujuan dan Fungsi Sosiologi

1. Effat Al Syarqawi

Effat Al-Syarqawi, beliau mencetuskan pengertian budaya dari sudut pandang agama. menurut beliau budaya adalah suatu khasanah dalam sejarah dari sekelompok masyarakat yang tercermin pada di kesaksian dan berbagai nilai kehidupan. 

2. Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan

Menurut Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan Budaya memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan masyarakat, sehingga masyarakat tersebutlah yang menciptakannya. Sehingga mereka mendefinisikan budaya ialah sesuatu kebudayaan yang merupakan hasil karya meliputi cipta dan rasa dari masyarakat.

3. Koentjaraningrat

Pengertian budaya selanjutnya dicetuskan oleh Koentjaraningrat, beliau mengatakan bahwa budaya adalah sebuah gagasan, rasa, tindakan serta karya dari manusia selama hidupnya.

4. E. B. Taylor

Merupakan ahli antropologi yang berasal dari inggris, beliau mengemukakan pendapatnya mengenai budaya, menurut beliau budaya adalah keseluruhan yang meliputi kesusilaan, kesenian, kepercayaan, adat istiadat serta kebiasaan dan kesanggupan. Hal ini terjadi disebabkan oleh berbagai hal yang di pelajari oleh masyarakat.

Jika kita pelajari dari pendapat-pendapat yang disampaikan oleh beberapa tokoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa budaya merupakan karya suatu kelompok masyarakat baik dalam bentuk kepercayaan, adat istiadat, kesenian ataupun kesusilaan yang kemudian diturunkan dari generasi ke generasi.

Unsur-unsur Kebudayaan

Budaya ini juga memiliki bebereapa unsur rumit seperti sistem agama, adat istiadat, politik, bahasa, perkakas, karya seni, dan hal-hal lainnya yang menjadi bagian dari manusia yang  membentuknya. Berikut beberapa unsur yang membentuk budaya :

1. Bahasa

Bahasa merupakan suatu pengucapan elok pada bentuk elemen tradisi yang bisa membuat guna perantara utama untuk manusia untuk dapat melanjutkan atau mengadaptasikan tradisi. Ada dua jenis versi bahasa yaitu bahasa ucapan serta bahasa tulisan. 

2. Sistem Pengetahuan

Sistem pengetahuan membahas ke ilmu pembelajaran terkait situasi alam di wilayah orang-orang serta perilaku sifat peralatan yang dipakainya. Sistem Pengetahuan mencakup pengetahuan mengenai berbagai hal seperti perilaku sosial, organ manusia, waktu, flora dan fauna, dan lain sebagainya.

3. Sistem Religi

Sistem religi yaitu mencakup aliran kepercayaan atau agama yang dianut oleh masyarakat. 

4. Sistem Mata Pencaraian Manusia

Sistem ini mencakup metode manusia untuk bertahan hidup. Sistem mata pencarian atau system ekonomi merupakan suatu kegiatan perburuan serta mengumpulkan makanan seperti, bertani, peternakan, bisnis.

5. Sistem Teknologi Manusia

Sistem yang mencakup peralatan produksi, alat transportasi, proses distribusi, komunikasi, serta tempat-tempat untuk menyimpan beda dan atau manusia.

6. Sistem Kemasyarakatan

Sistem kemasyarakatan merupakan sistem bersosial yang mencakup sistem keluarga, kekerabatan, komunitas, organisasi, hingga negara.

7. Kesenian 

Berbagai bentuk karya seni adalah bagian atau unsur budaya. Budaya tak akan bisa lepas dari kesenian. Kesenian sendiri merupakan karya yang timbul dari penglihatan imajinasi yang dapat menyumbangkan kebahagiaan mental untuk manusia. Ada berbagai bentuk kesenian seperti, seni musik, seni tari, seni lukis, sastra, arsitektural, dan lain-lain.

Wujud Kebudayaan

Memasuki pembahasan yang ketiga, yaitu wujud budaya. Telah kita pelajari diatas unsur-unsur yang membentuk budaya, kini perlu kita ketahui pula wujud dari budaya itu. Berikut ini adalah bentuk wujud dari budaya :

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga,yaitu:

1. Gagasan (wujud ideal)

Wujud ideal kebudayaan merupakan kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.

Dengan kata lain, manusia memiliki ekspektasi terhadap segala hal yang mereka lihat dan jalani di dalam kehidupan setiap hari.

2. Aktivitas (tindakan)

Aktivitas merupakan kegiatan manusia yang tercipta dari hubungan sosial atau interaksi antar individu dalam masyarakat. Wujud ini sering disebut pula dengan sistem sosial. 

Sistem sosial merupakan aktivitas sosial manusia yang memiliki pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat yang sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dapat diamati dan didokumentasi.

3. Artefak

Artefak adalah karya yang merupakan hasil aktivitas manusia, baik dalam bentuk fisik maupun abstrak. Ini adalah hasil dari wujud ide gagasan dan aktifitas (tindakan) manusia yang kemudian menghasilkan wujud yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.

Salah satu bentuk budaya yang dapat kita rasakan saat ini adalah kemajuan teknologi.

Dari wujud kebudayaan diatas dapat kita simpulkan, bahwa budaya dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu :

  • Kebudayaan material, yakni mencakup semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Misalnya adalah temuan karya seperti mangkuk tanah liat, persenjataan dll.
  • Kebudayaan nonmaterial, yakni mencakup ciptaan manusia yang abstrak yang diteruskan turun-temurun seperti, dongeng,lagu dan tarian tradisional dan cerita rakyat.
Fungsi Kebudayaan

Budaya memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Berberapa fungsi budaya dalam kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut :

1. Pedoman hubungan kehidupan bermasyarakat atau kelompok

Sebuah kelompok, adat istiadat, untuk dapat berjalan selaras dengan damai tentunya diperlukan suatu kebiasaan atau kebudayaan yang sama. Oleh karenanya penting sekali budaya untuk dapat mengatur pola kehidupan bermasyarakat dalam suatu kelompok.

2. Memenuhi kebutuhan masyarakat

Salah satu unsur yang membentuk budaya adalah sistem mata pencarian. Dan salah satu fungsi budaya adalah mengatur tata cara guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

Misal kelompok atau masyarakat yang tinggal dipegunungan berkebun untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan di daerah laut masyarakatnya berlayar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi, budaya ini juga dapat berfungsi mengatur pola cara pemenuhan kebutuhan masyarakat.

3. Mendorong Perubahan Masyarakat

Terbukti budaya dapat merubah sikap dan perilaku masyarakat. Terutama teruntuk budaya baru yang masuk kesuatu wilayah. Misalnya saja, saat ini yang sedang marak di negara kita adalah masuknya budaya korea melalui film-film drama-nya banyak merubah pola perilaku masyarakat yang menyukai budaya itu. Baik dalam segi bahasa, gaya, ataupun kesenian.

Faktor-Faktor kebudayaan

Selain unsur-unsur yang disebutkan sebutkan diatas masih terdapat beberapa fakto yang membentuk budaya, baik faktor pendorong ataupun faktor penghambat budaya. Mari kita bahas faktor apa saja yang dapat mendorong ataupun menghambat terbentuknya suatu budaya.

1. Faktor Pendorong Budaya

  • Niat untuk melestarikan budaya
  • Adanya generasi penerus yang mau meneruskan budaya tersebut.
  • Memiliki rasa cinta terhadap budaya didalam diri-manusia.
  • Memiliki kesadaran dan keinginan untuk menjaga budaya agar tidak hilang

2. Faktor Penghambat Budaya

  • Masuknya budaya asing
  • Masyarakat tidak memiliki kesadaran dan keinginan untuk menjaga kelestarian budaya
  • Generasi penerus yang tidak peduli terhadap budaya-nya sendiri
  • Memiliki Anggapan kuno terhadap suatu budaya sehingga tak memiliki ketertarikan untuk melestarikannya.

Itulah pembahasan lengkap mengenai Pengertian Budaya, Unsur-Unsur, Wujud, fungsi dan Faktor-Faktor Budaya. Semoga dapat bermanfaat dan mampu membangkitkan semangat kita sebagai generasi penerus untuk lebih mengenal budaya – budaya kita sendiri dan melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *