Kisah Nabi Yusuf berdoa agar selamat dari hawa nafsu ketika di goda Zulaikha

Diposting pada

Kisah Nabi Yusuf- Allah swt mengisahkan kisah nabi Yusuf bin Ya’qub ‘alaihiwassalam didalam Al-qur’an pada surah Yusuf. Didalam ayat ini didalamnya terdapat banyak faedah/manfaat dan pelajaran yang dapat kita terapkan dan kita amalkan dikehidupan kita sehari-hari.

Nabi yusuf ‘alaihissalam merupakan nabi yang mulia, yang diuji oleh Allah swt dengan ujian yang teramat berat. Namun,beliau tetap bersabar dalam menghadapinya hingga akhirnya ujian tersebut berubah menjadi anugerah.

Baca juga :

Tatacara tayamum lengkap

Tata cara shalat tahajud sesuai sunnah

Ujian yang diberikan kepada nabi yusuf ini merupakan ujian yang teramat berat, ujian tersebut adalah ujian hawa nafsu. Berikut adalah kisah singkatnya.

Suatu ketika, saat Nabi Yusuf a.s dilemparkan ke dalam sumur oleh saudara-saudarnya dan kemudian datang rombongan musafir yang menimba air dari dalam sumur tersebut dan nabi yusuf menggayut pada timba tersebut hingga terangkat keluar.

kemudian para musafir tersebut menjual Nabi Yusuf a.s  kepada seorang pembesar di Mesir yang bergelar al-Aziz [1], dan al-Aziz pun membelinya hanya dengan beberapa dirham.

Al-Aziz merupakan seoarang mentri  dan ia memiliki seorang isteri cantik yang bernama Zulaikha. Dan wanita itu (Zulaikha) berusaha menggoda nabi yusuf agar mau menuruti hawa nafsunya. Namun nabi Yusuf tetap kekeh dan enggan menuruti godaan wanita tersebut.

Dan kemudian, nabi yusuf berdoa memohon kepada Allah swt agar diselamtkan dari fitnah dan hawa nafsu perempuan tersebut dan sekaligus hawa nafsu dirinya sendiri. Doa nabi yusuf ini diabadikan dalam Al-Qur’an surah Yusuf ayat 33, yang berbunyi ….

DOA NABI YUSUF AGAR SELAMAT DARI HAWA NAFSU

قَالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Arab-Latin: Qāla rabbis-sijnu aḥabbu ilayya mimmā yad’ụnanī ilaīh, wa illā taṣrif ‘annī kaidahunna aṣbu ilaihinna wa akum minal-jāhilīn

Terjemah Arti: Yusuf berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh”.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

33. Yusuf -‘alaihissalām- berdoa kepada Tuhannya seraya berkata, “Ya Tuhanku! Aku lebih suka dijebloskan ke dalam penjara seperti ancamannya daripada melayani keinginannya berbuat mesum. Jika Engkau tidak menghindarkan aku dari tipu daya mereka, niscaya aku akan terpikat oleh mereka. Dan jika aku terpikat oleh mereka dan menuruti apa yang mereka inginkan, niscaya aku termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bodoh.”

Baca Juga :

Bacaan doa selamat dunia akhirat

Demikianlah penjelasan dan kisah singkat terkait kisah nabi yusuf as yang berdoa agar terhindar dari finah dan hawa nafsu atas godaan wanita yang menggodanya. Semoga dapat bermanfaat dan memberikan inspirasi untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *