Cara Merawat Kucing Khusus Untuk Pemula

Diposting pada

nis…nis…manis.., pus…pus…pus..,itu adalah cara orang indonesia memanggil kucing. kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang sangat dekat dengan manusia. bentuk tubuh, wajah dan warna bulunya yang indah, membuat banyak orang menyukainya. kucing memiliki banyak jenis, namun yang paling populer akan keindahanya adalah kucing persia dan anggora. namun untuk memelihara kucing jenis tersebut tidaklah mudah, memerlukan perawatan khusus, mulai dari makanan, kandang, dan asupan nutrisi dan lain-lain.

Kenapa butuh perawatan khusus? karena kucing jenis seperti itu memiliki fisik yang cukup lemah, gampang terkena virus dan penyakit. berbeda dengan kucing lokal atau kucing kampung yang tahan akan kondisi apapun, soalnya mempunyai fisik yang lebih kuat. bagi teman-teman yang ingin memelihara atau sudah punya kucing jenis persia dan anggora, tentu tidaklah sembarangan untuk merawatnya, karena kucing jenis ini merupakan kucing hias yang mengandalkan kecantikan bulu, sehingga jika merawatnya tidak benar, kucing akan terlihat jelek dan tidak menarik.

Sesusah-susahnya memelihara kucing dewasa, lebih susah lagi memelihara dan merawat kucing yang masih kecil, kita harus lebih telaten dan sabar. karena kucing yang masih kecil tentu belum bisa buang air pada tempat yang sudah di sediakan, selain itu urusan makan juga sangat susah. jadi bagi teman-teman yang memang masih pemula atau newbie sedang bingung dan belum tahu bagaimana cara merawat kucing dengan baik,  silahkan simak artikel ini sampai akhir.

cara merawat kucing
cara merawat kucing

Cara Merawat Kucing

Merawat kucing dengan baik dan benar tentunya akan menghasilkan kucing yang cantik dan indah juga. jadi agar kucing yang kalian pelihara menjadi seperti yang kalian inginkan, kalian tidak boleh merawatnya dengan asal-asalan. bagi yang masih bingung atau masih pemula dalam memelihara kucing, silahkan perhatikan hal-hal berikut.

1. Makanan Kucing

Memberikan asupan makanan untuk kucing tidak boleh sembarangan, anda harus memperhatikan jenis dan lebel makanan tersebut. karena makanan kucing dewasa berbeda dengan kucing yang masih kecil. cara membedakannya, silahkan lihat lebel makanan tersebut, jika berlebel kitten, itu tandanya makanan untuk kucing kecil.

2. Wadah Atau Tempat Makan & Minum Kucing

Untuk tempat makan dan minum si kucing, anda jangan kuatir, karena sudah banyak yang menjualnya di toko-toko hewan. namun kalau tidak ada bajet, anda juga bisa menggunakan cara lain, yaitu cara gratisan. anda bisa membuatnya dari barang bekas, seperti botol air mineral, jeriken bekas dan lain sebagainya. buatlah wadah tersebut senyaman munkin bagi si kucing.

3. Bak Pasir dan Pasir

Bak pasir dan pasir adalah tempat si kucing untuk buang air besar dan air kecil, bahasa kerenya yaitu WC si kucing. untuk bak pasir sendiri, anda bisa menggunakan wadah apa saja, yang penting jangan terlalu kecil, contohnya seperti baskom besar. dan untuk pasirnya sendiri, adalah tempat dimana kucing mengubur kotoranya. pasir yang digunakan adalah pasir khusus, anda bisa juga membelinya di toko hewan.

4. Shampo, Baby Oil dan Kapas

Agar kucing yang kita pelihara selalu terlihat indah, maka yang harus kita jaga adalah kebersihan tubuhnya, mulai dari bulu, kuku dan kupinya. nah, di sini shampo berfungsi untuk memandikan si kucing agar bulunya tetap bagus dan lembut, tapi jangan asal-asalan pakai shampo ya, nanti yang ada bulu si kucing malah jadi rusak. untuk membersihkan telinga si kucing, gunakan baby oil dan kapan, tapi kalau tidak ada, pakai cottonbat juga bisa.

4. Vitamin

Nah, selain makanan dan minuman, ada yang gak kalah penting nih untuk si kucing, yaitu vitamin. kucing hias seperti anggora dan persia memerlukan vitamin tambahan, karena untuk menjaga keindahan dan kesehatan bulu dan kulitnya. untuk vitamin kucing, anda bisa menanyakannya langsung pada yang ahli di pet shop atau dengan orang yang benar-benar paham.

Kucing adalah hewan yang super aktif dan gemar bermain, itu yang membuat kucing di sukai banyak orang. namun di balik kelucuanya tersebut, ternyata kucing juga bisa berbahaya jika dibiarkan berkeliaran di dalam rumah. berikut ini hal-hal yang bisa terjadi yang di akibatkan oleh si kucing.

  • Kucing memang senang diajak untuk bermain, lari kesana kemari, melompat adalah kebiasaanya. namun perilaku tersebut juga bisa membahayakan perabotan dalam rumah, salah satunya seperti barang-barang yang mudah pecah, contohnya gelas, guci dan lain sebagainya.
  • Meski jinak, imut dan lucu, namun kucing tetaplah hewan predator yang mana akan agresif saat melihat mangsanya, seperti burung, ikan hias, hamster dan lain-lain. jadi jika anda memelihara beberapa hewan tersebut, usahakan masukan kucing kedalam kandang agar tidak memangsanya.

Kucing adalah hewan yang sangat suka di manja dan diajak bermain, jadi kalau kucing peliharaan yang anda miliki lebih banyak diam, malas, lebih banyak memejamkan mata, bisa jadi kucing yang anda miliki sedang dalam keadaan sakit. untuk ciri-ciri lebih jelasnya, bisa anda lihat berikut ini.

  • Lesu.
  • Jarang buang kotoran, pada makanya teratur.
  • Lebih banyak minum dari pada makan.
  • Berat badan naik dan turun secara berlebihan.
  • Terdapat cairan yang keluar dari lubang tubuh.
  • Bulunya kasar dan acak-acakan.

Jika kucing yang anda pelihara mengalami salah satu dari masalah di atas, baiknya silahkan segera bawa ke dokter hewan, agar tidak mengalami sakit berlanjutan yang lebih parah.

Oke sahabat pecinta hewan, semoga tips merawat kucing yang admin bagikan ini bisa bermanfaat untuk anda semua. agar teman-teman pecinta kucing lainya tidak ketinggalan informasi, silahkan share artikel ini kesosial media yang kalian miliki, terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *